Milangkala ke-43, Desa Puspamukti Kini Berstatus Desa Mandiri
2 mins read

Milangkala ke-43, Desa Puspamukti Kini Berstatus Desa Mandiri

Puspamukti, Cigalontang — Pemerintah Desa Puspamukti, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya, memperingati Milangkala Desa Puspamukti ke-43 pada 9 Maret 2026. Peringatan ini menjadi momentum refleksi perjalanan panjang desa sejak berdiri pada tahun 1983 hingga mencapai status Desa Mandiri.
Kepala Desa Puspamukti Atang Ridwan, S.Pd.I mengatakan, usia ke-43 desa menjadi momen penting untuk melihat kembali perjalanan pembangunan desa yang terus mengalami kemajuan dari tahun ke tahun.
“Milangkala ini bukan sekadar perayaan, tetapi menjadi momentum untuk mengingat perjalanan desa dan memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun Puspamukti,” ujar Atang Ridwan.
Salah satu capaian penting Desa Puspamukti dalam beberapa tahun terakhir adalah peningkatan status pembangunan desa. Berdasarkan Indeks Desa Membangun (IDM), pada tahun 2018 Desa Puspamukti masih berstatus Desa Berkembang.
Namun melalui berbagai upaya pembangunan, peningkatan pelayanan publik, serta pemberdayaan masyarakat, kondisi desa terus mengalami kemajuan.
Hasilnya, pada tahun 2023 Desa Puspamukti resmi ditetapkan sebagai Desa Mandiri berdasarkan Surat Keputusan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT).
Status tersebut menunjukkan bahwa Desa Puspamukti telah memenuhi berbagai indikator pembangunan desa yang meliputi ketahanan sosial, ketahanan ekonomi, dan ketahanan lingkungan.
Menurut Atang Ridwan, pencapaian tersebut tidak lepas dari peran aktif masyarakat serta sinergi antara pemerintah desa, lembaga desa, dan berbagai elemen masyarakat dalam mendukung program pembangunan.
“Keberhasilan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh masyarakat Desa Puspamukti. Semangat gotong royong dan partisipasi warga menjadi kekuatan utama dalam pembangunan desa,” katanya.
Pada peringatan Milangkala tahun ini, Pemerintah Desa Puspamukti mengangkat semangat “Puspamukti Sakti, Puspamukti Sejati Diri Bertaji” sebagai simbol tekad masyarakat dalam menjaga identitas desa sekaligus terus meningkatkan kualitas pembangunan.
Pemerintah desa berharap momentum Milangkala ke-43 ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam pembangunan desa, menjaga kebersamaan, serta mengembangkan berbagai potensi lokal yang dimiliki.
Dengan semangat kebersamaan dan kerja sama seluruh elemen masyarakat, Desa Puspamukti optimis dapat terus berkembang dan mempertahankan statusnya sebagai desa mandiri yang maju, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *