AWAS, JAWA BARAT SIAGA DARURAT BENCANA HINGGA TAHUN 2026 MENDATANG
Dishubkominfo, Singaparna – Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi menetapkan status Siaga Darurat Bencana yang berlaku mulai 15 September 2025 – 30 April 2026 mendatang.
Dilaporkan pada kanal Instagram @magazinetrans7, Selasa (23/12/2025), bahwa status siaga tersebut mencakup potensi banjir, banjir bandang, tanah longsor, cuaca ekstem, dan abrasi di wilayah pesisir.
Sebanyak 27 Kota dan Kabupaten akan terdampak, diantaranya:
– Kota: Bandung, Banjar, Bekasi, Bogor, Cimahi, Cirebon, Depok, Sukabumi, Tasikmalaya.
– Kabupaten: Bandung, Bandung Barat, Bekasi, Bogor, Ciamis, Cianjur, Cirebon, Garut, Indramayu , Karawang, Kuningan, Majalengka, Pangandaran, Purwakarta, Subang, Sukabumi, Sumedang, Tasikmalaya. Menurut Pranata Humas Ahli Muda BPBD Jabar, Hadi Rahmat, Jawa Barat bagian utara rawan banjir, sedangkan Jawa Barat bagian selatan rawan banjir dan longsor.
“Jawa Barat bagian utara rawan banjir, sedangkan Jawa Barat bagian selatan rawan banjir dan longsor,” ujar Hadi.
Salah satu langkah pencegahan yang dapat dilakukan untuk siaga bencana ini yaitu:
– Kotak P3K (berisi obat-obatan),
– Peluit (untuk meminta bantuan saat darurat),
– Makanan Tahan Lama (asupan pasca bencana),
– Senter (alat bantu penerangan),
– Masker (menyaring udara kotor/tercemar),
– Telepon Seluler (untuk berkabar dan mencari bantuan),
– Air Minum (untuk kebutuhan minum minimal 3 hari),
– Radio Portable (sumber informasi terkait bencana).
Pantau terus sumber informasi yang valid agar terhindar dari berita-berita yang membuat masyarakat gaduh dan resah.
Yuk, sebarkan agar semakin banyak masyarakat yang mengetahui informasi ini.
