BERAKHLAK DALAM KERJASEJATI DIRI BERTAJI DALAM PENGABDIAN
Menuju Puspamukti Sakti
Pemerintahan desa pada hakikatnya bukan sekadar menjalankan administrasi dan pelayanan publik, tetapi merupakan ruang pengabdian yang menuntut kejujuran, integritas, dan keberpihakan kepada masyarakat. Di sinilah karakter dan jati diri aparatur desa diuji dan dibentuk.
Pemerintah Desa Puspamukti, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya, meyakini bahwa kemajuan desa tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik semata, tetapi juga oleh karakter aparatur yang melayani dengan hati dan bekerja dengan integritas.
Atas dasar itulah Pemerintah Desa Puspamukti mengimplementasikan nilai BERAKHLAK sebagai fondasi budaya kerja perangkat desa.
Nilai BERAKHLAK yang meliputi Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif menjadi pedoman moral dan profesional bagi seluruh perangkat desa dalam menjalankan tugas pemerintahan, pembangunan, serta pelayanan kepada masyarakat.
Namun bagi Desa Puspamukti, nilai tersebut tidak berdiri sendiri. Nilai BERAKHLAK menemukan relevansi dan kekuatannya ketika berpadu dengan jati diri desa yang terangkum dalam filosofi “Sejati Diri Bertaji.”
Filosofi Sejati Diri Bertaji merupakan refleksi dari karakter masyarakat dan aparatur Desa Puspamukti yang memiliki jati diri kuat, keberanian moral, serta komitmen untuk bekerja dengan kejujuran dan tanggung jawab.
Di dalamnya terkandung makna yang mendalam:
Sejahtera dalam tujuan pembangunan desa
Teguh Iman sebagai landasan moral dan spiritual
Dedikasi dalam pengabdian kepada masyarakat
Mandiri dalam membangun potensi desa
Bergerak dalam kerja nyata dan inovasi
Transparan dalam tata kelola pemerintahan
Jadi Inspirasi bagi masyarakat dan generasi mendatang
Nilai-nilai tersebut menjadi kekuatan moral yang mendorong aparatur desa untuk bekerja tidak hanya sebagai pelaksana tugas, tetapi sebagai pelayan masyarakat yang memiliki karakter dan visi pengabdian.
Ketika nilai BERAKHLAK dipadukan dengan semangat Sejati Diri Bertaji, maka lahirlah karakter aparatur desa yang profesional, berintegritas, sekaligus memiliki keberanian moral dalam mengambil keputusan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat.
Semangat inilah yang kemudian dirumuskan dalam satu tekad bersama:
“Perangkat Desa Puspamukti BERAKHLAK dalam Kerja,
Sejati Diri Bertaji dalam Pengabdian.”
Tekad tersebut menjadi arah moral dan etika kerja bagi seluruh perangkat desa dalam membangun tata kelola pemerintahan yang transparan, responsif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Lebih dari itu, semangat tersebut juga menjadi pijakan untuk mewujudkan cita-cita besar desa, yaitu “Puspamukti Sakti.”
Makna Puspamukti Sakti adalah gambaran desa yang kuat dalam karakter, tangguh dalam pelayanan, maju dalam pembangunan, serta mampu beradaptasi dengan perubahan zaman, termasuk dalam penguatan digitalisasi pelayanan desa dan tata kelola pemerintahan berbasis teknologi.
Dengan semangat itu, Pemerintah Desa Puspamukti berkomitmen untuk terus menghadirkan pemerintahan desa yang:
melayani dengan hati,
bekerja dengan integritas,
membangun dengan kolaborasi,
serta menginspirasi masyarakat menuju masa depan yang lebih baik.
Pada akhirnya, pembangunan desa bukan sekadar tentang apa yang dibangun, tetapi tentang nilai dan karakter yang menuntun setiap langkah pengabdian.
Karena bagi Desa Puspamukti:
Karakter BERAKHLAK adalah landasan kerja,
Sejati Diri Bertaji adalah jati diri pengabdian,
dan Puspamukti Sakti adalah tujuan bersama.
Pemerintah Desa Puspamukti
Kecamatan Cigalontang – Kabupaten Tasikmalaya
Bangga Melayani Bangsa
✨ Puspamukti Sakti – Sejati Diri Bertaji
