Ketika Kepemimpinan Berarti Menggendong Harapan Warga
PUSPAMUKTI (Puspamukti.id) — Sebuah pemandangan sederhana namun sarat makna terekam di ruang layanan kesehatan desa. Udin Saripudin, Kepala Dusun 2 Kampung Ngenol, tampak menggendong warganya sendiri demi memastikan ia mendapatkan penanganan medis yang layak.
Tanpa sorotan, tanpa protokoler, dan tanpa jarak kekuasaan, ia hadir sebagai sesama manusia yang peduli. Dalam diam, langkahnya berbicara tentang makna kepemimpinan sejati—bahwa jabatan bukan sekadar posisi, melainkan amanah untuk hadir saat warga paling membutuhkan.
Di tengah keterbatasan fisik yang dialami warganya, Udin Saripudin memilih untuk bertindak. Ia tidak menunggu perintah, tidak menyerahkan pada keadaan. Ia menggendong, menemani, dan memastikan keselamatan warganya menjadi prioritas.
Kisah ini menjadi cerminan nilai luhur yang hidup di Desa Puspamukti: gotong royong, empati, dan kepedulian sosial. Nilai-nilai yang terus dijaga oleh aparatur desa sebagai fondasi pelayanan kepada masyarakat.
Pemerintah Desa Puspamukti terus mendorong pelayanan yang berpihak pada kemanusiaan—melalui penguatan layanan kesehatan, digitalisasi pelayanan desa, serta keteladanan aparatur yang hadir bukan hanya sebagai pelayan administratif, tetapi juga sebagai pengayom masyarakat.
Karena di Puspamukti, membangun desa bukan sekadar soal program dan anggaran, melainkan tentang menjaga martabat dan kemanusiaan setiap warga.
Puspamukti Sakti — Sejati Diri Bertaji.
